Panduan Tata Bahasa Jepang untuk Pemula
⚠️ Pemberitahuan Penting
Sebelum membaca panduan ini, Anda harus mempelajari minimal hiragana. Panduan ini tidak menggunakan romaji (bahasa Jepang yang diromanisasi). Jika Anda belum bisa membaca hiragana, silakan pelajari kana terlebih dahulu menggunakan Kuis Kana kami di bagian Dasar.
Meskipun tidak mutlak diperlukan, mempelajari katakana juga disarankan, karena muncul di banyak contoh kalimat.
Daftar Isi
1. Struktur Kalimat Dasar
Struktur kalimat bahasa Jepang mengikuti pola <strong>Subjek-Objek-Kata Kerja (SOK)</strong>, tidak seperti bahasa Inggris yang menggunakan Subjek-Kata Kerja-Objek (SKO).
Poin-poin penting:
- Kata kerja selalu berada di akhir kalimat
- Partikel menandai fungsi gramatikal kata-kata
- Urutan kata lebih fleksibel daripada bahasa Inggris, tetapi SOK adalah standar
2. Partikel Penting
Partikel adalah kata-kata kecil yang menunjukkan hubungan gramatikal antar kata dalam sebuah kalimat. Berikut adalah yang paling penting bagi pemula:
は (wa) - Penanda Topik
を (wo/o) - Penanda Objek
が (ga) - Penanda Subjek
に (ni) - Arah/Waktu/Lokasi
で (de) - Lokasi Tindakan/Cara
の (no) - Kepemilikan/Hubungan
3. Kopula (です/だ)
Kopula mirip dengan kata kerja 'to be' dalam bahasa Inggris (am, is, are). Dalam bahasa Jepang, kita menggunakan です (desu) dalam percakapan sopan dan だ (da) dalam percakapan santai.
Bentuk Sekarang
| Bentuk | Bahasa Jepang | Contoh | Terjemahan |
|---|---|---|---|
| Afirmatif Sopan | です | がくせいです | adalah seorang siswa |
| Negatif Sopan | ではありません | がくせいではありません | bukan seorang siswa |
| Afirmatif Santai | だ | がくせいだ | adalah seorang siswa |
| Negatif Santai | じゃない | がくせいじゃない | bukan seorang siswa |
Bentuk Lampau
| Bentuk | Bahasa Jepang | Contoh | Terjemahan |
|---|---|---|---|
| Afirmatif Sopan | でした | がくせいでした | dulu seorang siswa |
| Negatif Sopan | ではありませんでした | がくせいではありませんでした | dulu bukan seorang siswa |
| Afirmatif Santai | だった | がくせいだった | dulu seorang siswa |
| Negatif Santai | じゃなかった | がくせいじゃなかった | dulu bukan seorang siswa |
4. Kata Sifat-い
Kata sifat-い adalah kata sifat yang berakhiran い. Mereka berkonjugasi dengan mengubah akhirannya.
Bentuk Dasar
Konjugasi
| Bentuk | Aturan | Contoh (たかい - mahal) | Terjemahan |
|---|---|---|---|
| Afirmatif Sekarang | 〜い | たかい | mahal |
| Negatif Sekarang | 〜くない | たかくない | tidak mahal |
| Afirmatif Lampau | 〜かった | たかかった | dulu mahal |
| Negatif Lampau | 〜くなかった | たかくなかった | dulu tidak mahal |
5. Kata Sifat-な
Kata sifat-な memerlukan な saat memodifikasi kata benda secara langsung. Mereka menggunakan kopula untuk konjugasi.
Penggunaan Dasar
Konjugasi (menggunakan kopula)
| Bentuk | Contoh (げんき - sehat/energik) | Terjemahan |
|---|---|---|
| Afirmatif Sekarang | げんきです | sehat |
| Negatif Sekarang | げんきではありません | tidak sehat |
| Afirmatif Lampau | げんきでした | dulu sehat |
| Negatif Lampau | げんきではありませんでした | dulu tidak sehat |
6. Dasar-dasar Kata Kerja
Kata kerja bahasa Jepang dibagi menjadi tiga kelompok:
Grup 1: kata kerja-う (kata kerja Godan)
Kata kerja yang berakhiran う、く、ぐ、す、つ、ぬ、ぶ、む、る (dengan beberapa pengecualian)
- かう (membeli)
- かく (menulis)
- のむ (minum)
- はなす (berbicara)
Grup 2: kata kerja-る (kata kerja Ichidan)
Kata kerja yang berakhiran る di mana suara sebelum る berasal dari baris い atau え
- たべる (makan)
- みる (melihat)
- おきる (bangun)
Grup 3: Kata kerja tidak beraturan
Hanya dua kata kerja:
- する (melakukan)
- くる (datang)
7. Bentuk ます
Bentuk ます adalah bentuk waktu sekarang/masa depan yang sopan dari kata kerja.
Aturan Pembentukan
| Grup | Aturan | Bentuk Kamus → Bentuk ます |
|---|---|---|
| Grup 1 (kata kerja-う) | Ubah suara terakhir ke baris-い + ます |
かう → かいます かく → かきます のむ → のみます |
| Grup 2 (kata kerja-る) | Hilangkan る + ます |
たべる → たべます みる → みます |
| Grup 3 (Tidak Beraturan) | Hafalkan |
する → します くる → きます |
8. Bentuk Lampau
Untuk membentuk waktu lampau, kita mengubah bentuk ます atau bentuk biasa.
Bentuk Lampau Sopan
Ubah ます menjadi ました
Bentuk Lampau Biasa
| Grup | Aturan | Contoh |
|---|---|---|
| Grup 1 | Berbagai perubahan berdasarkan akhiran |
かう → かった かく → かいた のむ → のんだ |
| Grup 2 | る → た |
たべる → たべた みる → みた |
| Grup 3 | Hafalkan |
する → した くる → きた |
9. Bentuk Negatif
Bahasa Jepang memiliki bentuk negatif sopan dan biasa.
Negatif Sopan
Ubah ます menjadi ません (sekarang) atau ませんでした (lampau)
Negatif Biasa
| Grup | Aturan | Contoh |
|---|---|---|
| Grup 1 | Ubah う terakhir menjadi あ + ない |
かう → かわない かく → かかない のむ → のまない |
| Grup 2 | る → ない |
たべる → たべない みる → みない |
| Grup 3 | Hafalkan |
する → しない くる → こない |
Untuk negatif lampau, ubah ない menjadi なかった:
10. Bentuk て
Bentuk て adalah salah satu bentuk paling serbaguna dalam bahasa Jepang. Digunakan untuk menghubungkan kalimat, membuat permintaan, dan membentuk tenses progresif.
Aturan Pembentukan
| Akhiran Grup 1 | Bentuk て | Contoh |
|---|---|---|
| う, つ, る | って | かう → かって |
| く | いて | かく → かいて |
| ぐ | いで | およぐ → およいで |
| す | して | はなす → はなして |
| ぬ, ぶ, む | んで | のむ → のんで |
Grup 2: Hilangkan る dan tambahkan て
Grup 3:
- する → して
- くる → きて
Penggunaan Umum
1. Membuat Permintaan (てください)
2. Menghubungkan Tindakan
3. Meminta Izin (てもいい)
11. Konstruksi ている
Bentuk ている sangat penting dan memiliki banyak kegunaan. Dibentuk dengan menambahkan いる (ada/berada) ke bentuk て.
Pembentukan
bentuk て + いる/います
Penggunaan Utama
1. Tindakan Progresif/Berkelanjutan
Menjelaskan tindakan yang sedang berlangsung (seperti -ing dalam bahasa Inggris)
2. Keadaan Hasil
Menjelaskan keadaan yang dihasilkan dari tindakan yang telah selesai
3. Tindakan Kebiasaan
Menjelaskan tindakan yang berulang atau kebiasaan
Kata Kerja Perubahan Keadaan Penting
Beberapa kata kerja dengan ている menggambarkan keadaan daripada tindakan yang sedang berlangsung:
- しっている (tahu) - bukan "sedang mengetahui"
- もっている (memiliki) - bukan "sedang memiliki"
- すんでいる (tinggal/bertempat tinggal) - bukan "sedang tinggal"
- けっこんしている (menikah) - bukan "sedang menikah"
Bentuk Negatif dan Lampau
| Bentuk | Contoh | Terjemahan |
|---|---|---|
| Negatif | よんでいません | tidak sedang membaca |
| Lampau | よんでいました | sedang membaca |
| Negatif Lampau | よんでいませんでした | tidak sedang membaca |
12. Kata Kerja Tidak Beraturan
Dua kata kerja tidak beraturan する dan くる sangat umum dan harus dihafal.
する (melakukan)
| Bentuk | Konjugasi | Contoh Penggunaan |
|---|---|---|
| Kamus | する | べんきょうする (belajar) |
| bentuk ます | します | べんきょうします |
| Negatif | しない | べんきょうしない |
| Lampau | した | べんきょうした |
| Bentuk て | して | べんきょうして |
| ている | している | べんきょうしている |
Banyak kata benda dapat menjadi kata kerja dengan menambahkan する:
- べんきょう (belajar) → べんきょうする (belajar)
- りょうり (memasak) → りょうりする (memasak)
- でんわ (telepon) → でんわする (menelepon)
くる (datang)
| Bentuk | Konjugasi |
|---|---|
| Kamus | くる |
| bentuk ます | きます |
| Negatif | こない |
| Lampau | きた |
| Bentuk て | きて |
| ている | きている |
• べんきょう (belajar) + する = べんきょうする (belajar)
• りょうり (memasak) + する = りょうりする (memasak)
• そうじ (membersihkan) + する = そうじする (membersihkan)
Kesimpulan
Selamat! Anda sekarang telah membahas poin-poin tata bahasa penting yang diperlukan untuk mulai memahami dan menyusun kalimat dasar bahasa Jepang. Konsep-konsep ini membentuk dasar untuk tata bahasa yang lebih lanjut.
Langkah Selanjutnya:
- Latih pola-pola ini dengan kosakata dari kuis kami
- Coba susun kalimat Anda sendiri menggunakan poin-poin tata bahasa ini
- Dengarkan bahasa Jepang asli untuk mendengar pola-pola ini dalam konteks
- Lanjutkan dengan kuis tingkat Dasar kami untuk memperkuat konsep-konsep ini
Ingat: Tata bahasa paling baik dipelajari melalui latihan dan paparan. Jangan khawatir tentang menghafal setiap aturan dengan sempurna – fokuslah pada pemahaman pola dan penggunaannya dalam konteks.